SELASA, 21 APRIL 2026
Kabar Baru
Hadiri HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Banyuwangi Minta ASN Semakin Adaptif
Kembangkan Usaha, OJK Fasilitasi 5635 Nelayan Banyuwangi Dapatkan Akses Pembiayaan
Dinas Kominfo Jatim Gelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran
Hadiri HPN 2026 di Surabaya, Wagub Emil Dardak Tegaskan Peran Pers untuk Informasi Kredibel
DPUCKPP Banyuwangi Terima Kunjungan Kerja DPRD Sragen, Bahas Penanganan RTLH dan Infrastruktur Permukiman
Hadiri HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Banyuwangi Minta ASN Semakin Adaptif
Kembangkan Usaha, OJK Fasilitasi 5635 Nelayan Banyuwangi Dapatkan Akses Pembiayaan
Dinas Kominfo Jatim Gelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran
Hadiri HPN 2026 di Surabaya, Wagub Emil Dardak Tegaskan Peran Pers untuk Informasi Kredibel
DPUCKPP Banyuwangi Terima Kunjungan Kerja DPRD Sragen, Bahas Penanganan RTLH dan Infrastruktur Permukiman
Memuat cuaca...
Peristiwa

Siswi SDN Sobo Diduga Dikeroyok Teman Sekelas, Didikan Ala Preman?

Siswi SDN Sobo Diduga Dikeroyok Teman Sekelas, Didikan Ala Preman?

Banyuwangi - Banyuwangi update Terjadi kasus bullying yang menimpa salah satu siswa kelas 4 SDN Sobo, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada saat pulang sekolah di depan Masjid Perumahan Sutri, karena korban dianggap berbeda dan dijadikan bahan ejekan oleh empat teman sekelasnya, yang mana kejadian tersebut telah berulang sejak kelas 2 hingga kelas 4.

 

Menurut keterangan yang diperoleh dari korban yang tidak ingin disebutkan namanya, aksi bullying tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun, sejak korban duduk di kelas 2. Pada saat itu, korban pernah dikeroyok dan orang tua langsung mengadukan ke Dinas Pendidikan Banyuwangi, namun nyatanya kejadian tersebut masih terulang kembali. Korban mengaku sangat terluka dan merasa tidak berharga akibat perlakuan tidak manusiawi dari empat teman sekelasnya.

 

Korban mengalami perlakuan tidak manusiawi, seperti dipanggil "bau sampah" dan memiliki "wajah hitam berminyak".

 

Selain itu, korban juga dipukul, ditarik krudungnya, dan dijambak rambutnya. "Saya merasa sangat sedih dan terluka akibat perlakuan tersebut," kata korban. Aksi bullying tersebut terjadi di depan Masjid Perubahan Sutri, yang seharusnya menjadi tempat yang suci dan damai.

 

Kepala Sekolah SDN Sobo, Badriyah S.Ag, dikonfirmasi belum memberikan komentar atas kejadian tersebut.

 

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab dan langkah yang akan diambil oleh pihak sekolah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Penulis Tim
Editor Mutiah
Sumber Banyuwangi update

Catatan Redaksi

Setiap wartawan Banyuwangi Update dibekali ID Card resmi dan namanya tercantum dalam box redaksi. Apabila ada oknum yang mengaku sebagai wartawan Banyuwangi Update namun tidak dapat menunjukkan identitas resmi, segala tindakannya bukan menjadi tanggung jawab redaksi.

Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!