SELASA, 21 APRIL 2026
Kabar Baru
Hadiri HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Banyuwangi Minta ASN Semakin Adaptif
Kembangkan Usaha, OJK Fasilitasi 5635 Nelayan Banyuwangi Dapatkan Akses Pembiayaan
Dinas Kominfo Jatim Gelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran
Hadiri HPN 2026 di Surabaya, Wagub Emil Dardak Tegaskan Peran Pers untuk Informasi Kredibel
DPUCKPP Banyuwangi Terima Kunjungan Kerja DPRD Sragen, Bahas Penanganan RTLH dan Infrastruktur Permukiman
Hadiri HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Banyuwangi Minta ASN Semakin Adaptif
Kembangkan Usaha, OJK Fasilitasi 5635 Nelayan Banyuwangi Dapatkan Akses Pembiayaan
Dinas Kominfo Jatim Gelar Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran
Hadiri HPN 2026 di Surabaya, Wagub Emil Dardak Tegaskan Peran Pers untuk Informasi Kredibel
DPUCKPP Banyuwangi Terima Kunjungan Kerja DPRD Sragen, Bahas Penanganan RTLH dan Infrastruktur Permukiman
Memuat cuaca...
Ekonomi

Rupiah Menguat ke Level 15.200, Bank Indonesia Optimis Pertumbuhan Ekonomi 5,5%

Rupiah Menguat ke Level 15.200, Bank Indonesia Optimis Pertumbuhan Ekonomi 5,5%
Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS di papan elektronik bank.

Jakarta - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS menguat signifikan ke level Rp 15.200 per Dolar AS pada perdagangan hari ini. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari data ekonomi domestik yang menunjukkan perbaikan.

Gubernur Bank Indonesia (BI) menyampaikan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa mencapai 5,5%, melampaui target awal sebesar 5,2%. "Kita melihat pemulihan ekonomi yang cukup kuat di berbagai sektor, terutama konsumsi domestik dan investasi," ujarnya dalam konferensi pers.

Beberapa faktor yang mendukung penguatan Rupiah antara lain: surplus neraca perdagangan yang konsisten, arus masuk modal asing yang meningkat, serta kebijakan moneter BI yang responsif. Selain itu, harga komoditas utama ekspor Indonesia seperti kelapa sawit, batu bara, dan nikel juga menunjukkan tren kenaikan.

Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad, menilai penguatan Rupiah ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia. "Namun kita tetap harus waspada terhadap ketidakpastian ekonomi global," tambahnya.

BI juga memproyeksikan inflasi akan terkendali pada kisaran 2,5% hingga 3,5% hingga akhir tahun, di tengah normalisasi kebijakan moneter global yang masih berlangsung.

Penulis Dewi Lestari
Editor Ahmad Fauzi
Sumber Kantor Berita Ekonomi

Catatan Redaksi

Setiap wartawan Banyuwangi Update dibekali ID Card resmi dan namanya tercantum dalam box redaksi. Apabila ada oknum yang mengaku sebagai wartawan Banyuwangi Update namun tidak dapat menunjukkan identitas resmi, segala tindakannya bukan menjadi tanggung jawab redaksi.

Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!