Kabar Baru
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Hibur 'Janda Reni' Banyuwangi, Intip Filosofinya!
Panen Raya Januari-Maret 2026, Produksi Padi Banyuwangi Capai 160 Ribu Ton
Pemkab Banyuwangi Gratiskan PBB untuk Warga Miskin
Bantuan Armada Truk untuk Koperasi Merah Putih Tiba di Banyuwangi
Buka MUSDA VIII, Bupati Ipuk Sebut LDII Mitra Strategis Pembangunan Banyuwangi
Hadiri HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
Sego Lemeng dan Kopi Uthek Hibur 'Janda Reni' Banyuwangi, Intip Filosofinya!
Panen Raya Januari-Maret 2026, Produksi Padi Banyuwangi Capai 160 Ribu Ton
Pemkab Banyuwangi Gratiskan PBB untuk Warga Miskin
Bantuan Armada Truk untuk Koperasi Merah Putih Tiba di Banyuwangi
Buka MUSDA VIII, Bupati Ipuk Sebut LDII Mitra Strategis Pembangunan Banyuwangi
Hadiri HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
Memuat cuaca...
Nasional

Pemerintah Luncurkan Program Digitalisasi Nasional untuk Percepatan Pembangunan

Pemerintah Luncurkan Program Digitalisasi Nasional untuk Percepatan Pembangunan
Presiden mengumumkan program digitalisasi nasional di Istana Negara, Jakarta.

Jakarta - Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan program digitalisasi nasional yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di seluruh sektor. Program ini diumumkan oleh Presiden dalam acara peluncuran di Istana Negara, Jakarta, pada hari Senin.

"Program ini merupakan langkah strategis untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dalam era digital. Dengan digitalisasi, kita bisa meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan," ujar Presiden dalam sambutannya.

Program digitalisasi nasional mencakup beberapa aspek penting, antara lain: transformasi layanan publik berbasis digital, pengembangan infrastruktur telekomunikasi di daerah terpencil, peningkatan literasi digital masyarakat, serta pengembangan ekosistem startup dan teknologi lokal.

Menteri Komunikasi dan Informatika menjelaskan bahwa program ini akan dilaksanakan secara bertahap selama lima tahun ke depan dengan total anggaran sebesar Rp 50 triliun. "Kita akan memprioritaskan daerah-daerah yang belum terjangkau internet dengan baik," tambahnya.

Para ahli teknologi menyambut baik inisiatif ini. Dr. Andi Wijaya, pakar teknologi informasi dari Universitas Indonesia, mengatakan bahwa digitalisasi nasional merupakan kebutuhan mendesak di tengah perkembangan teknologi global yang semakin pesat.

"Indonesia memiliki potensi besar di bidang teknologi digital. Dengan program ini, kita bisa memaksimalkan potensi sumber daya manusia yang ada dan bersaing di kancah internasional," kata Dr. Andi.

Program ini juga mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk kalangan pengusaha dan masyarakat sipil. Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi Indonesia (APTII) menyatakan siap mendukung implementasi program ini di lapangan.

Penulis Tim Redaksi
Editor Ahmad Fauzi
Sumber Kantor Berita Indonesia

Catatan Redaksi

Setiap wartawan Banyuwangi Update dibekali ID Card resmi dan namanya tercantum dalam box redaksi. Apabila ada oknum yang mengaku sebagai wartawan Banyuwangi Update namun tidak dapat menunjukkan identitas resmi, segala tindakannya bukan menjadi tanggung jawab redaksi.

Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan, Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!